Depperin Minta Impor Tabung Elpiji China Diusut Tuntas

Depperin Minta Impor Tabung Elpiji China Diusut Tuntas

- detikFinance
Kamis, 01 Nov 2007 11:26 WIB
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) menjadi pihak yang paling berang dengan kedatangan tabung gas elpiji impor dari China. Kedatangan tabung impor China itu dianggap janggal, sehingga harus diusut tuntas.Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris dalam jumpa pers khusus yang digelar menanggapi kedatangan tabung elpiji impor di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (1/11/2007).Fahmi menjelaskan, informasi soal kedatangan tabung elpiji impor itu sudah datang sejak 1,5 bulan yang lalu. Padahal Pertamina baru menyatakan akan impor tabung elpiji pada 26 Oktober, namun tiba-tiba pada 27 Oktober tabung elpiji China itu sudah muncul di Priok. "Ibaratnya impor diumumkan Senin, Selasa sudah masuk Indonesia. Artinya, sejak 1,5 bulan yang lalu sudah terjadi proses impor ini," bebernya.Untuk itu, Fahmi mendesak agar masalah ini dibawa ke jalur hukum sehingga bisa diketahui siapa yang bermain dalam impor tersebut. Aparat KPK, polisi dan Kejagung diminta menyelidikinya."Saya dengar yang mau diimpor itu sekitar 4 juta, karena sudah ketahuan duluan sekarang kelabakan mereka," tambahnya.Fahmi mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi untuk menjaga agar jangan sampai tabung-tabung elpiji impor bisa menembus tempat lainnya."Saya kira tidak pantas dan etis kalau sampai ada pejabat negara terlibat dalam proses impor ini," imbuhnya.Ia juga mengaku sudah mempertanyakan langsung ke Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Faisal terkait masalah ini. "Dan itu tidak bisa dijawab. Saya harap pejabat negara mesti hati-hati menyampaikan sesuatu karena bisa dimanfaatkan banyak pihak," pungkasnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads