Zulhas Ungkap Hampir Tiap Minggu Ditelepon Prabowo soal Sampah

Zulhas Ungkap Hampir Tiap Minggu Ditelepon Prabowo soal Sampah

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 04 Mei 2026 18:55 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat kunjungan kerja di Mataram, NTB, Sabtu (2/8/2025).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.Foto: M Zahiruddin/detikBali
Jakarta -

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan persoalan sampah di DKI Jakarta disorot Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan, ia mengaku hampir setiap minggu di telepon oleh Prabowo untuk segera membereskan sampah di Jakarta, khususnya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Hal ini diungkapkannya dalam acara Penandatanganan MoU Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) antara Danantara dengan Pemrov DKI Jakarta di Kantor Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta ini mendapat perhatian khusus dari Bapak Presiden. Kami hampir, beberapa minggu lalu, hampir tiap minggu ditelepon soal sampah, utamanya Bantar Gebang, Pak Gubernur," ujar Zulhas.

Zulhas mengatakan timbunan sampah di Jakarta mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Di mana sekitar 87% masih bergantung pada sistem open dumping di Bantar Gebang, Bekasi, yang kapasitasnya sudah jauh melebihi kapasitas yang ada.

ADVERTISEMENT

"Kalau diukur Bantar Gebang itu, Pak Gubernur, seperti gedung berapa lantai itu? 16, 17 lantai," tutur Zulhas.

Menurut Zulhas persoalan sampah Jakarta menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam menangani sampah.

Hal ini kata Zulhas, karena orang menilainya jika persoalan di Bantar Gebang belum terselesaikan, maka upaya penanganan sampah di daerah lain akan dianggap belum berhasil.

"Karena kalau Bantar Gebang Jakarta nggak beres, walaupun beres seluruh Indonesia, kata orang sampah belum beres Pak Gubernur. Tapi kalau Bantar Gebang beres, yang lain belum beres, kata orang sampah sudah beres," terang Zulhas.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads