Data BPS: Pengangguran di RI Capai 7,24 Juta Orang!

Data BPS: Pengangguran di RI Capai 7,24 Juta Orang!

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2026 11:48 WIB
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2019 berada di level 5,01%. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2018.
Ilustrasi Pencari Kerja / Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2026 sebanyak 7,24 juta orang. Jumlah itu turun 35 ribu orang dibandingkan posisi pada Februari 2025.

"Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran yaitu sebanyak 7,24 juta orang. Jumlah yang menganggur ini mengalami penurunan sebesar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Jumlah pengangguran sebanyak 7,24 juta orang itu setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68% atau turun 0,08% jika dibandingkan Februari 2025%. Penurunan itu terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan, dengan lokasi di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka yang pengangguran merupakan angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja. Tercatat sebanyak 147,67 juta orang yang bekerja dari jumlah angkatan kerja yang mencapai 154,91 juta orang per Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Jumlah penduduk yang bekerja itu bertambah sebanyak 1,90 juta orang dibandingkan Februari 2025. Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri atas pekerja penuh dengan jumlah 98,59 juta orang, pekerja paruh waktu 38,35 juta orang, serta setengah pengangguran sebanyak 10,73 juta orang.

"Proporsi pekerja formal sedikit mengalami penurunan menjadi 40,58% dan penduduk yang bekerja penuh waktu meningkat menjadi 66,77%," jelas Amalia.

Pada Februari 2026, tiga lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbanyak yaitu pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri. Dibandingkan Februari 2025, lapangan usaha pertanian meningkat sebesar 882 ribu orang, perdagangan besar dan eceran meningkat 434 ribu orang dan industri meningkat 432 ribu orang.

Lihat juga Video: Angka Pengangguran di Jakarta Terus Turun, Kini Sentuh 6,05%

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads