Pemerintah Optimistis Capai Target Inflasi 6% Tahun 2007

Pemerintah Optimistis Capai Target Inflasi 6% Tahun 2007

- detikFinance
Jumat, 02 Nov 2007 15:06 WIB
Jakarta - Pemerintah tetap optimistis mencapai target inflasi 6 persen hingga akhir tahun 2007. Karenanya, dalam dua bulan terakhir inflasinya harus dijaga.Seperti diketahui angka inflasi kalender dari Januari sampai Oktober 2007 sudah mencapai 5,24 persen, dari target inflasi 6%. Dengan demikian, inflasi dalam 2 bulan terakhir harus mencapai 0,76% agar target tercapai.Menko Perekonomian Boediono mengaku masih optimistis target inflasi 2007 akan tercapai."Saya kok masih melihat, kalau harga komoditi tetap, saya kira bahan pokok stabil saya kira bisa, masih bisa mendekati. Yang penting kita fokuskan pada harga kebutuhan pokok," ujarnya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (2/11/2007).Menurut Boediono pada separuh bulan Oktober sampai tanggal 13 Oktober, terjadi kenaikan harga menjelang hari raya lebaran, setelah itu harga-harga sudah kembali turun.Optimisme juga diutarakan Wapres Jusuf Kalla yang meyakini ekonomi Indonesia akan tetap 6,5% meskipun harga minyak mentah dunia terus melonjak. "Kita harus mencari hal positif lain untuk meningkatkan, dan saya yakin ekonomi kita akan tetap baik," ujar Kalla di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.Kalla menjelaskan, upaya yang harus dilakukan adalah meningkatkan ekspor komoditas yang saat ini sedang meningkat harganya di dunia. "Apa yang naik di dunia kita ekspor, misalnya jagung. Kita cari negara-negaranya," ujar Kalla.Disinggung mengenai defisitnya neraca perdagangan minyak mentah Indonesia pada bulan September Boediono mengatakan pemerintah akan mengandalkan hasil minyak di Blok Cepu yang akan beroperasi pada akhir tahun depan. Blok-blok minyak kecil pun akan dijadikan andalan."Ada yang kecil-kecil, saya tidak tahu detilnya, Pak Menteri ESDM mengatakan ada yang kecil kecil," ujarnya.Boediono menambahkan, minyak mentah posisi Indonesia memang dimarjinalkan, namun untuk ekspor energi secara keseluruhan yang meliputi ekspor gas, batubara, ekspor Indonesia masih positif.Berdasarkan data BPS pada Januari-September 2007 nilai ekspor minyak mentah (freight on board/FOB) sebesar US$ 6,309 miliar dollar AS. Sementara impor minyak mentah mencapai US$ 6,431 miliar. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads