1% APBN Harus Disisihkan untuk Pengembangan Perumahan

1% APBN Harus Disisihkan untuk Pengembangan Perumahan

- detikFinance
Sabtu, 03 Nov 2007 14:00 WIB
Jakarta - Pemerintah diharapkan dapat memberikan porsi 1 persen saja dari ABPN untuk pengembangan perumahan di Indonesia. Perumahan diharapkan bisa disejajarkan dengan sektor vital lainnya.Hal ini dikatakan oleh Ketua Real Estate Indonesia (REI) Lukman Purnomosidhi di sela pembukaan acara "Real Estat Ekspo 2007" di JCC, Senayan, Jakarta (3/11/2007). "Kami sudah membicarakan usulan kepada Presiden dalam membicarakan kendala pembangunan 1 juta rumah dalam 5 tahun, dan kami usulkan ada suatu terobosan politik bahwa perumahan harus disejajarkan dengan sektor vital lain," jelasnya. Upaya penggenjotan sektor perumahan itu dikatakan Lukman tidak sulit, cukup dengan menyediakan dana 1 persen dari APBN. "Karena kita punya anggaran 20 persen untuk pendidikan bagaimana pendidikan jalan kalau properti mandek, jadi harus ada sinkronisasi," ujarnya. Menurutnya tanggapan Presiden cukup positif dan Menteri Perumahan Rakyat diminta untuk melakukan sinkronisasi anggaran tersebut. "Sekarang perumahan anggarannya di bawah 0,1 persen di APBN, perumahan sejajar pentingnya dengan sektor vital lain, kalau itu bisa dilakukan maka akan menjadi kerangka dasar bagi pembangunan rumah di Indonesia dan mengejar ketertinggalan kita dibandingkan dengan negara lain," tuturnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads