Menerka Dampak Anjloknya Rupiah dan IHSG

detikSore

Menerka Dampak Anjloknya Rupiah dan IHSG

20detik Signature - detikFinance
Rabu, 13 Mei 2026 14:43 WIB
RUPIAH JONGKOK, IHSG ANJLOK
Foto: Komang
Jakarta -

Lemahnya Rupiah sudah berada di tahap membuat semua orang gelisah. Hingga berita ini ditulis, nilai Rupiah berada di angka 17.500 terhadap Dollar AS. level ini tercatat sejak Selasa (12/5) lalu. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa pun langsung menggelar rapat mendadak di lobby kantornya bersama sejumlah pejabat.

"Kita akan coba membantu nilai tukar, kita membantu BI lah sedikit-sedikit kalau bisa. Kita masih banyak uang nganggur, kita intervention bond market supaya yield-nya nggak naik terlalu tinggi," ucap Purbaya usai rapat.

Kegelisahan ini juga dirasakan hingga meja Ketua DPR RI. Puan Maharani mengatakan jika turunnya nilai rupiah ini akan cepat dirasakan oleh para pelaku UMKM khususnya yang bersinggungan dengan kegiatan ekspor-impor. Tidak hanya itu, Puan menyebut jika sejumlah sektor lain seperti sektor industri dan transportasi juga akan merasakan dampaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ikut ambil bagian dalam menjaga situasi agar tidak semakin parah, Puan menyebut jika DPR mendorong dan mendukung kerjasama pemerintah dengan Bank Indonesia. Seperti diketahui, sebelumnya Prubaya menyebut jika dirinya akan menginisiasi kerjasama dengan BI untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Puan menilai mitigasi arus modal asing keluar, pengendalian harga kebutuhan pokok, serta perlindungan masyarakat kecil harus dilakukan.

"Oleh karena itu, DPR RI mendukung upaya terbaik pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, ketahanan energi, bersama Bank Indonesia, melakukan mitigasi arus keluar modal asing, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat kecil agar tidak menjadi pihak yang paling terdampak dari gejolak global yang sedang terjadi," kata Puan, dikutip dari detikFinance, Rabu (13/5).

ADVERTISEMENT

Belum tuntas dengan masalah Rupiah, keriuhan juga terjadi di lantai bursa. Mengutip detikFinance, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak awal pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (13/5). Pelemahan IHSG terjadi menyusul pengumuman rebalancing saham Indonesia di indeks saham global milik MSCI.

Bagaimana usaha pemerintah dalam menjaga kondusifitas keuangan negara? Seperti apa tren pelemahan rupiah saat ini? Simak diskusinya dalam detikSore!

Membahas berita daerah, detikSore akan mengulas kabar terbaru tentang robohnya atap sekolah di Sragen. Merangkum detikJateng, atap ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ambruk. Peristiwa ini terjadi saat ruang kelas digunakan untuk kegiatan belajar. Akibatnya, sejumlah siswa dan guru terluka karena tertimpa reruntuhan material. Berikut fakta-faktanya.

Apa dugaan penyebab robohnya atap sekolah itu? Bagaimana kabar terbaru para korban? Simak laporan langsung Jurnalis detikJateng selengkapnya.

Kembali membahas topik keuangan, detikSore akan mengulas bagaimana situasi ekonomi saat ini perlu diterjemahkan oleh masyarakat. Fluktuasi rupiah hingga nilai saham membuat sebagian orang ketar-ketir untuk berinvestasi. Masa perang yang kian panjang membuat sejumlah analis mendorong masyarakat untuk menyimpan uangnya dalam bentuk investasi yang aman.

Benarkah saham bukan pilihan yang tepat untuk berinvestasi di masa seperti ini? Akankah emas menjadi solusi? Simak diskusinya dalam Sunsetalk.

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.


"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/gub)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads