AS Dibayangi Resesi, Ekspor RI Dialihkan ke Asia

AS Dibayangi Resesi, Ekspor RI Dialihkan ke Asia

- detikFinance
Rabu, 07 Nov 2007 12:35 WIB
Jakarta - Untuk mengantisipasi ekonomi di Amerika Serikat, pemerintah akan mengalihkan ekspor ke negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi seperti China, Korea dan Jepang.Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam seminar 'Indonesia in 2008 The Year of Rising Optimism' di Hotel Intercontinetal Mid-Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (7/11/2007)."Perbaikan terhadap target ekspor terus kita lakukan kita antisipasi jika pasar Amerika mengalami perlambatan kita offset ke pasar tempat lain di seluruh Asia," ujarnya.Ekspor Indonesia di kawasan Asia terutama Jepang masih bagus, khusus di Jepang dimana RI menguasai 20 persen pasar ekspornya.Untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara tersebut, pemerintah juga akan melakukan identifikasi pasar dan produk serta melakukan promosi yang lebih baik.Pemerintah juga akan mengantisipasi masalah-masalah yang dialami produk ekspor asal Indonesia."Kalau ada masalah harus diatasi contohnya seperti CPO untuk menghilangkan isu lingkungan kita lakukan lobi-lobi, begitu juga masalah perikanan, jadi setiap produk punya masalah yang harus diatasi dulu," ujarnya.Mendag juga optimis ekspor tahun 2008 masih akan bisa mengejar pertumbuhan ekspor 2007 yang ditargetkan 14,5 persen.Hingga bulan September saja, pertumbuhan ekspor nonmigas sudah mencapai 17,5 persen yang ditopang oleh kenaikan harga komoditi."Kalau kita melihat target ekspor 2008 dalam RPJM masih 10-15 persen berarti masih di sekitar itu," ujarnya.Pemerintah juga akan menjaga kesinambungan ekspor Indonesia dengan melakukan investasi langsung agar kapasitas produksi bisa lebih meningkat.Mendag optimis meksi harga minyak tinggi target petumbuhan ekspor 2008 masih bisa dicapai karena kenaikan harga emas hitam itu tidak hanya berdampak di Indonesia."Tapi kita juga harus lebih efisien dan melakukan substitusi energi," ujarnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads