Mentan: Penurunan Ekspor CPO Sudah Diprediksi

Mentan: Penurunan Ekspor CPO Sudah Diprediksi

- detikFinance
Rabu, 07 Nov 2007 13:01 WIB
Nusa Dua - Ekspor minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) Indonesia selama September 2007 turun tajam hingga 36%. Penurunan ekspor CPO itu memang diharapkan dan sudah diperdiksi."Itu menunjukkan kebijakan pemerintah tepat. Kalau ekspor naik terus, suplai di dalam negeri berkurang, harga minyak goreng naik," kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11/2007).Mentan menjelaskan, dari sisi produksi CPO Indonesia sangat berlebih. Pada tahun 2006 produksi kelapa sawit Indonesia 16 juta ton, sementara kebutuhan dalam negeri hanya sekitar 4 juta ton dan sisanya diekspor."Agar harga minyak goreng tetap terjankau masyarakat dan pemenuhan kebutuhan industri dalam negeri, maka pemerintah mengambil kebijakan menaikkan pajak ekspor untuk produk kelapa sawit dan turunannya secara progresif," jelasnya. Bersamaan dengan itu, lanjut Mentan, pemerintah juga mengambil kebijakan subsidi minyak goreng untuk masyarakat miskin. "Dan kebijakan pemerintah itu sudah pas dan sudah terbukti, dengan harga minyak goreng saat ini relatif stabil," pungkasnya. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads