GBK akan Dikelola BLU
Rabu, 07 Nov 2007 14:06 WIB
Jakarta - Untuk memudahkan pengelolaaan, Gelora Olahraga Bung Karno (GBK) akan dialihkan dari Setneg ke suatu Badan Layanan Umum (BLU).Hal tersebut disampaikan Dirjen Kekayaan Negara Hadiyanto usai pembukaan rakernas Ditjen Kekayaan Negara, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (7/11/2007)."Kita akan tentukan status asetnya, pemanfaatannya, hukum, dan siapa yangakan mengelolanya. Jadi enggak dibawah Setneg lagi, bisa jadi BLU, atau unitkhusus yang dibentuk untuk melaksanakan pengelolaan," ujarnya.Ia menambahkan bahwa road map pengelolaan kawasan olahraga itu sudah dirancang secara utuh dan komprehensif.Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa status GBK, sebagai komplek komersil paling besar di jakarta ini masih tidak jelas pemanfaatannya."Sampai sekarang dari sisi organisasi kelembagaannya, manajemen, dan yang paling penting pemanfaatan aset masih tidak jelas. Itu adalah prime location, setiap Sabtu-Minggu dipenuhi, orang-orang antre masuk, dipenuhi gedung-gedung komersial, tapi cuma memberikan beberapa puluh juta saja per tahunnya," ujarnya.Pengelolaan GBK saat ini menurut Sri Mulyani adalah hasil warisan berbagai praktek-praktek pengelolaan di masa lalu. Namun Sri Mulyani menekankan, yang penting ke depannya bisa lebih baik dari yang terjadi di masa lalu.Hadiyanto menambahkan bahwa dengan adanya status pengelolaan yang jelas,pemanfaatannya bisa lebih maksimal."Asetnya kan cukup luas, kan termasuk yang sekarang ditempati DPR/MPR, Departemen Kehutanan, dan Depdiknas. Jadi nanti akan ada penetapan status penggunaan lahan-lahan tersebut, sisanya mungkin yang di lahan komersial bisa kita manfaatkan dengan penetapan status mengelolanya yang lebih bersifat komersial. Jadi utilisasinya lebih optimal," urai Hadiyanto.
(ddn/qom)











































