Purbaya Sebut Prabowo Nggak Cuma Urus MBG, tapi...

Purbaya Sebut Prabowo Nggak Cuma Urus MBG, tapi...

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 22 Mei 2026 14:05 WIB
Purbaya di Jogja Financial Festival 2026
Foto: Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tak banyak pihak yang memahami langkah pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Menurutnya Presiden Prabowo Subianto tak hanya berfokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) saja tapi juga menghidupkan kembali sektor swasta.

"Jadi yang banyak orang nggak ngerti adalah, langkah pemerintah ngapain sih? Langkah Pak Prabowo itu ngapain? Apa sibuk dengan BGN aja? Nggak. Pak Prabowo juga mengaktifkan private sector, sektor swasta," ujar Purbaya dalam Jogja Financial Festival 2026, Jumat (22/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya bercerita pada saat pertama kali menjabat sebagai Menteri Keuangan melihat ada kendala di perekonomian. Dengan instruksi Prabowo, Purbaya menempatkan dana ke perbankan sebesar Rp 200 triliun.

Dengan cara itu, dia memaksa perbankan untuk menyalurkan uang tersebut. Hal inilah yang membuat sektor swasta kembali hidup.

ADVERTISEMENT

"Saya diskusi dengan Bank Sentral juga, coba batasin uang yang diserap oleh bank sentral. Jadi, uangnya di perbankan dan dia terpaksa menyalurkan ke masyarakat. Kenapa? Kalau nggak dia harus bayar ke saya bunganya sekitar 3,8%. Rugi dia," papar Purbaya.

"Jadi dia harus menyalurkan kredit. Akibatnya, private sector juga tumbuh," jelasnya menekankan.

Tak hanya itu, Purbaya juga menyebut defisit APBN per akhir Maret sebesar 0,93% dari kebijakan tersebut. Namun, defisit APBN mulai membaik pada April sebesar 0,64%.

"Tapi itu (APBN per Maret) karena kita belanjanya kita tarik ke depan. Triwulan kedua, sudah mulai membaik bulan April aja, data APBN kita membaik," imbuh Purbaya.

(rea/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads