Danantara Kejar Target BUMN Raup Laba Rp 360 Triliun

Danantara Kejar Target BUMN Raup Laba Rp 360 Triliun

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 23 Mei 2026 18:38 WIB
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria.Foto: Dok. Tangkapan Layar YouTube CNBC Indonesia
Jakarta -

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria menargetkan laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp 360 triliun pada tahun ini.

Bahkan, Dony berharap pada saat dirinya pensiun laba BUMN bisa terus meningkat hingga menyentuh Rp 450 triliun per tahun.

"Saya sendiri punya harapan, paling tidak ketika saya pensiun, BUMN itu bisa membukukan keuntungan sedikitnya Rp 450 triliun," kata Dony dalam acara Jogja Financial Festival, Sabtu (23/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dony sepanjang 2025 BUMN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 335 triliun dan membatah anggapan perusahaan pelat merah tidak untung. Kontribusi BUMN terhadap penerimaan pajak negara bahkan menyentuh ratusan triliun.

Dony mencatat kontribusi BUMN terhadap penerimaan pajak negara mencapai sekitar Rp 215 triliun. Dony memastikan BUMN berada pada posisi yang sangat kuat hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

"Kami sudah memberikan pajak kepada negara kurang lebih Rp 215 triliun. Jadi BUMN kita itu sangat powerful. Nah tahun ini kita membukukan keuntungan tahun 2025, itu Rp 335 triliun. Jadi itu tidak benar kalau banyak kita baca BUMN tidak pernah untung. Itu keliru," tegas Dony.

Dony menambahkan, kontribusi dividen BUMN terhadap negara setara dengan sepertiga dari APBN. Ia pun meyakini, BUMN di bawah kelolaan Danantara dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi bahwa memang BUMN dengan pengelolaan Danantar yang hari ini kita kelola dengan pendekatan yang lebih baik, kita harapkan akan memberikan kontribusi yang maksimal bagi percepatan pertumbuhan ekonomi kita ke depan," pungkasnya.

(ily/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads