Bernanke: Ekonomi AS Melambat Pada Awal 2008
Jumat, 09 Nov 2007 09:51 WIB
Washington - Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke sepertinya akur dengan para ekonom yang melihat ekonomi AS akan mengalami perlambatan hingga awal tahun 2008.Menurut Bernanke, perlambatan ekonomi AS hingga awal 2008 terjadi karena krisis kredit dan mortgage yang semakin dalam.Berbicara di depan Komite Ekonomi Kongres AS, Bernanke mengatakan ekonomi AS juga diganggu oleh kenaikan harga minyak yang mendorong inflasi.Sebelumnya, The Fed sudah memotong suku bunga menjadi 4,50 persen pada 31 Oktober 2007. The Fed memprediksi pada triwulan IV-2007 ekonomi AS akan lebih rendah dibanding triwulan III-2007 yang tercatat sebesar 3,9 persen."Pertumbuhan ekonomi tetap akan melambat pada paruh pertama tahun depan, tapi akan kembali menguat karena pengetatan krediit dan perbaikan di sektor perumahan," ujarnya seperti dilansir AFP, Jumat (9/11/2007).Komentar Bernanke itu sejalan dengan para pengamat ekonomi yang memprediksi ekonomi AS akan terhambat pada triwulan IV-2007 dan 2008 meskipun ekonomi AS menunjukkan kinerja yang baik pada triwulan kedua dan ketiga tahun 2007.Penurunan di sektor perumahan di AS yang merupakan salah satu pendorong ekonomi AS, akan diperbaiki dengan pemberian kredit yang lebih ketat. Di sisi lain pengeluaran konsumer akan tumbuh lebih lambat karena tingginya harga minyak.Untuk pengeluaran korporat, Bernanke juga melihat bakal ada penurunan karena ketidakpastian dalam prospek ekonomi.Meski mengakui adanya perlambatan, Bernanke menepis anggapan bahwa ekonomi AS kini menuju ke arah resesi."Kami belum menghitung adanya kemungkinan resesi. Kami pikir pada musim semi tahun depan, semua masalah kredit akan teratasi, dan pasar perumahan kembali normal," ujarnya.Pasar pun bereaksi dengan pernyataan Bernanke. Pasar langsung berekspektasi The Fed akan kembali menurunkan suku bunganya 25 basis poin pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 11 Desember mendatang.
(ddn/qom)











































