Dampak Lonjakan Harga Minyak
Laju Investasi RI Melambat 2008
Jumat, 09 Nov 2007 12:46 WIB
Jakarta - Lonjakan harga minyak mentah dunia pada kuartal terakhir 2007 bisa-bisa membuat seret investasi di Indonesia. Dampak terhadap investasi itu akan terasa 6 bulan lagi, alias tahun 2008."Mungkin laju pertumbuhan dan investasi tahun depan akan sedikit melambat," ujar Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (9/11/2007).Menurut Lutfi, kenaikan harga minyak mentah dunia itu akan memberikan dampak pada investasi dari sisi kenaikan ongkos dan risiko akibat kenaikan harga BBM."Biasanya sensitivitasnya 6 bulan," tambahnya. Perkiraan itu berdasarkan pengalaman Indonesia, saat terjadi kenaikan harga BBM tahun 2005 menyusul lonjakan harga minyak mentah dunia."Kita kan pernah pengalaman tahun 2006, karena harga minyak naik tahun 2005, maka (investasi) terkoreksi. Tapi begitu mereka stabil, 2007 ini akan bagus," jelasnya. Untuk menghambat penurunan investasi, pemerintah akan melakukan sejumlah hal. Menurut Lutfi, beberapa langkah yang akan ditempuh agar investasi di Indonesia tetap kompetitif, seperti memperbaiki iklim investasi dan kepastian hukum."Kita perbaiki kejelasan hukum, dan yang paling penting kita berikan insentif untuk bisa menarik investasi itu supaya bisa tetap sustainable di Indonesia," pungkasnya.
(qom/ir)











































