Menneg BUMN Rombak Direksi dan Komisaris 28 BUMN

Menneg BUMN Rombak Direksi dan Komisaris 28 BUMN

- detikFinance
Jumat, 09 Nov 2007 17:11 WIB
Jakarta - Menneg BUMN Sofyan Djalil merombak direksi dan komisaris pada 28 BUMN. Sofyan Djalil mengaku sulit untuk mengganti direksi dan komisaris karena birokrasi.Hal tersebut disampaikan Sofyan saat memberikan sambutan dalam pelantikan yang berlangsung di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (9/11/2007)."Ternyata susah ya menyelesaikan pergantian direksi BUMN, tidak seperti yang saya bayangkan. Saya kira dulu 1 bulan atau 2 bulan sudah selesai ternyata setelah 5 bulan saya menjadi Menneg BUMN belum selesai semuanya. Ini karena BUMN cukup lama dalam birokrasinya," urainya. Berikut 28 BUMN yang mengalami perombakan direksi dan komisaris.1. Perum Bulog mengangkat Moch. Ismet sebagai direktur perencanaan dan pengembangan usaha. 2. Pemberhentian Sjarif Osman sebagai direktur Teknik Perum Prasarana Perikanan Samudera.3 Memberhentikan Dirut PT Hutama Karya yaitu Sudarsono Hardjosuratno dan mengangkat Subagyono dari direktur keuangan dan administrasi menjadi pjs Dirut, mengangkat Suparman sebagai direktur keuangan dan administrasi.4. PT Istaka Karya mengangkat Sudarsono Hardjosuratno sebagai komisaris.5. PT PAL Indonesia mengangkat Harsusanto sebagai direktur utama menggantikan Adwin H Suryohadiprodjo. Mengangkat Musphayadi Chalidaputra sebagai direktur pengembangan usaha menggantikan Usimawati. Mengangkat Ida Bagus Putu Jelantik sebagai direktur pengembangan kapal menggantikan M Munir. Mengangkat Herbandi Novianto sebagai direktur rekayasa umum dan pemeliharaan menggantikan Subekti Soeroewiryo. Imam Sulistiyanto menjadi direktur keuangan menggantikan Ruchiyat H Suryanatamihardja. Mengangkat Sewoko Kartanegara sebagai direktur SDM dan Umum6. PT Pertani mengangkat Dwi Antono sebagai dirut menggantikan Udjianto, mengangkat Yoeni Haryati sebagai direktur keuangan mengganti Triyanto, mengangkat Wahyu sebagai direktur pemasaran menggantikan Irvan Rahardjo. Mengangkat Ahmad Mawardi sebagai direktur menggantikan Irman A Dalimunthe7. PT Pindad, mengangkat Adi Avianto Soedarsono sebagai dirut menggantikan Budi Santoso. Mengangkat Slamet Irianto direktur produk militer menggantikan Pentadi Purbojon, mengangkat Wahyu Utomo sebagai direktur produk komersil menggantikan Tedy Achdijat Memed. Trihardjono sebagai direktur perencanaan dan pengembangan menggantikan Firmantoko.8. PT Angkasa Pura I, mengangkat Effendi Batubara sebagai komisaris utama menggantikan B.T Nuringtyas, mengangkat Suyitno Affandi sebagai komisaris menggantikan Soenaryo Yosopratomo, mengangkat Hakamuddin Djamal sebagai komisaris menggantikan D. Hadiah Herawati. Mengangkat Sonny Priyarsono sebagai komisaris menggantikan Lambock V. Nahattands. Mengangkat Arie Soelendro sebagai komisaris menggantikan Harijogi.9. PT Angkasa Pura II, memberhentikan Jannes Hutagalung sebagai komisaris utama. Mengangkat Tirta Hidayat, Suyatno Harun, Muhammad Iksan Tatang sebagai komisaris.10. PT Pelindo I, mengangkat Harijogi sebagai komisaris utama, dan mengangkat tiga anggota yakni Ignatius Rusdonobanu, Soritaon Siregar dan Barzoe.11. PT Pelindo II mengangkat Lambock V. Nahattands sebagai komisaris utama dan 3 anggota komisaris yakni Si Putu Ardana, Loso Judijanto, dan Ahmad Fuad Rahmany.12. PT Pelindo III mengangkat 4 anggota komisaris, yakni Gumilang Hardjakoesoema, H. Tursandi Alwi, Herman Hidayat, Iskandar Abubakar.13. PT Pelindo IV, mengangkat Zulkarnain Oeyoeb sebagai komisaris utama, dan mengangkat 4 anggota komisaris Waldi Murad, Boedidoyo, Harman R Pandipa, Saleh Pallu.14. PT Pelni, mengangkat Kalalo Nugroho sebagai komisaris utama, dan 4 anggota komisaris Omo Dahlan, Noorfuad, Sri Hardini, Hasanuddin Massaile.15. PT ASDP Indonesia Ferry, mengangkat Setio Rahardjo sebagai komisaris utama, dam 3 anggota yakni Ahmad Syukri, Askolani, dan Basrowi Chozin.16. PT Rukindo mengangkat Nyaru Teweng sebagai komisaris utama, dan mengangkat 2 anggota komisaris yakni Kusmindar dan FX Sugiono.17. PT Djakarta Lloyd, mengangkat Tjuk Sukardiman sebagai komisaris utama dan 3 anggotanya yakni Anjang Kusumah, H.J.G. Winachyu, Ageng Purboyo.18. PT Industri Kereta Api, mengangkat Sumino Eko Saputro sebagai komisaris utama dan 2 anggota komisaris yakni Deddy Priyatna, dan Lily Rustandi.19. Perum Peruri mengangkat Achdari sebagai ketua dewan pengawas dan 3 anggotanya Harry Susetyo Nugroho, Didy Kusumayadi, Djoko Sutrisno. 20. Perum Jasa Tirta I, mengangkat Tjuk Waluyo Subianto sebagai dirut, Haryanto sebagai direktur perencanaan dan pengembangan teknik, Edhie Subagio sebagai direktur pengelolaan, Syamsul Bachri sebagai direktur SDM dan umum. Didih Hernawan sebagai direktur keuangan.21. Perum Pegadaian, mengangkat Bambang Prayitno sebagai anggota dewan pengawas.22. PT Perkebunan Nusantara XI, mengangkat Fadhil Hasan sebagai komisaris.23. PT Krakatau Steel, memberhentikan komisaris utama dan mengangkat 4 anggota komisaris yakni Kemal Tamboel, Ansyari Bukhari, Anwar Supriyadi, Alexander Rusli dan mengangkat Fazwar Bujang sebagai dirut. Syahrir Syahpohan sebagai direktur produksi. Erry sebagai direktur logistik. Sukandar diangkat sebagai direktur keuangan. Dadang Danusiri sebagai direktur SDM dan Umum. Irvan Kamal Hakim sebagai direktur pemasaran.24. PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari, mengangkat M Luthfi sebagai komisaris utama. 25. Perum Perumnas, mengangkat 2 anggota dewan pengawas, Ismanto, Juswanda A. Tumenggung.26. PT Kawasan Berikat Nusantara, emngangkat Rahardjo Siswoyo sebagai dirut, Riyodian Banassatia Pratikto sebagai direktur operasi. Karyono Supomo sebagai direktur administrasi dan keuangan, Eddy Ihut Siahaan sebagai direktur pemasaran dan pengembangan.27. PT Kawasan Industri Makassar, mengangkat Bachdir Djohan sebagai dirut, Andi Rustam sebagai direktur administrasi dan keuangan, Abdul Hafid sebagai direktur operasi dan pemasaran.28. PT Garuda Indonesia, Achirina sebagai direktur, Ari Sapari sebagai direktur, Elisa Lumbantoruan sebagai direktur, Eddy Purwanto sebagai direktur, Hadinoto Soedigno sebagai direktur.Dengan demikian Menneg BUMN Sofyan Djili merombak jabatan dan direksi komisaris atau dewan pengawas pada 103 BUMN. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads