Ratusan Warga Yogya Serbu Minyak Goreng Bersubsidi

Ratusan Warga Yogya Serbu Minyak Goreng Bersubsidi

- detikFinance
Senin, 12 Nov 2007 12:04 WIB
Yogyakarta - Ratusan warga Yogyakarta mengantre minyak goreng murah, yang disubsidi pemerintah Rp 5.000 per kantong 2 liter. Minyak goreng 2 liter dalam kantong plastik dijual seharga Rp 11.000. Diluaran, harga minyak goreng 2 liter berkisar Rp 15.000-16.000. Dari pantauan detikFinance, Senin (12/11/2007) pukul 11.30 WIB, antrean warga cukup tertib. Masing-masing warga sudah mengantongi kupon yang dibagikan oleh Disperindagkop Yogyakarta. Warga yang menerima kupon berdasarkan data dari pemerintah kota pemegang kartu menuju sejahtera KMS. Kupon dikhususkan pada keluarga miskin, terutama untuk janda dan lansia. Setelah didata oleh Disperindagkop, warga diberi kupon untuk pembelian. Sebelum membeli, petugas terlebih dahulu mengecek lagi namanya. Jika namanya ada didaftar, baru dilayani dengan maksimal pembelian maksimal 3 kantong. Penjualan minyak goreng bersubsidi tersebut dilakukan di halaman kantor kecamatan Jetis, Jalan Diponegoro, Yopgyakarta. Minyak goreng bersubsidi itu mulai dijual pukul 10.30 WIB. Warga yang mengantre rata-rata adalah lansia dan ibu-ibu rumah tangga. Menurut Suhardi, penanggung jawab lapangan dari Disperindagkop, 70 kupon disedikan untuk program ini, dengan jumlah minyak goreng mencapai 1.500 liter. Ia menambahkan, jika seluruh kupon habis, sementara minyak goreng masih tersisa, maka akan dijual kepada warga miskin yang tidak mendapatkan kupon.Diakuinya, 700 kupon untuk wilayah Jetis masih kurang, sehingga dipastikan akan menimbulkan kecemburuan bagi para pemegang KMS. "Hanya saja kita untuk wilayah Jetis itu kita sediakan 1.500 minyak goreng, dengan alasan untuk pemerataan di kecamatan lain," jelasnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads