Target Ekspor 2008 Direvisi

Target Ekspor 2008 Direvisi

- detikFinance
Senin, 12 Nov 2007 13:55 WIB
Jakarta - Akibat harga minyak mentah di pasar internasional yang menggila, pemerintah merasa perlu meninjau ulang target pertumbuhan ekspor tahun depan.Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004-2009, ekspor tahun 2008 ditargetkan sebesar 10-15 persen. Hal tersebut disampaikan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan Diah Maulida saat membuka Rapat Kerja PPI di Hotel Alila, Jakarta, (12/11/2007). "Dengan kondisi terakhir, dimana harga minyak semakin naik, kita harus lihat target ini perlu ditinjau kembali. Karena dampaknya berarti," katanya. Di tengah kenaikan harga minyak, produk-produk pertanian menurut Diah bisa bertahan. Kondisi seperti ini juga akhirnya memaksa Indonesia untuk mengoptimalkan ekspor produk yang memiliki nilai tambah lebih. Seperti halnya ekspor kakao, dimana Indonesia lebih banyak mengekspor biji, sedangkan Malaysia meraup keuntungan dengan mengekspor produk jadinya. Sementara pertumbuhan ekspor tahun ini yang ditargetkan 14,5 persen, Diah berharap masih bisa terpenuhi. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads