Oleh-oleh dari Malaysia
Museum di Tengah Mall Suria
Selasa, 13 Nov 2007 14:30 WIB
Kuala Lumpur - Layaknya sebuah ibukota, hampir setiap jalan di kota Kuala Lumpur, Malaysia dijejali dengan berbagai pusat perbelanjaan. Namun ada satu mal paling ramai yang bisa kita intip jika mampir ke negeri Jiran itu.Misalnya adalah Mal Suria KLCC yang berada di area Kuala Lumpur Convention Center (KLCC). Mall yang terdiri dari empat lantai ini merupakan mal terlengkap di Kuala Lumpur. Suria selintas mirip dengan Pondok Indah Mall di Jakarta.Reporter detikcom Arin Widiyanti yang menjadi juara 1 dalam penulisan 'Trade Expo 2007' dari Departemen Perdagangan mendapat kesempatan mengelilingi salah satu Mall terbesar di Malaysia itu pada akhir pekan lalu.Layaknya mal mewah, berbagai merk mulai dari yang lokal hingga merk internasional seperti Chanel, Zara, Converse dan Quiksilver ada di Mall Suria KLCC itu.Demikian pula pusat jajan atau foodcourt nya pun menyediakan makanan dari berbagai versi mulai dari makanan Jepang seperti sushi, masakan Malaysia seperti nasi lemak dan teh tarik, hingga masakan Indonesia seperti masakan padang tersedia disini. Di Mall Suria KLCC ini uniknya juga terdapat museum sains Petronas, Petrosains. Museum di dalam mal ini cukup banyak menarik minat para pelajar. Sekalian mejeng, sekalian belajar. Dari KLCC ke Mall Suria itu, kita perlu melintasi taman atau terowongan bawah tanah sepanjang 500 meter. Lokasi Mall Suria juga berdekatan dengan menara kembar Petronas.Ada 3 jalan masuk ke mall ini, dari jalan Ampang --mereka sebut Ampang Mall, dari jalan P. Ramlee (Ramlee Mall) dan dari taman KLCC (Park Mall). Dari pantauan, outlet yang paling laris di Mall Suria adalah Vincci, merk lokal sepatu dan sendal Malaysia yang sudah cukup terkenal di dunia. Bedanya dengan outlet Vinnci yang berada di mall di Jakarta adalah harganya separuh lebih murah, sehingga outlet ini menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia ketika melancong ke Malaysia.Namun untuk produk dari brand-brand internasional, pelancong tidak direkomendasikan untuk memborongnya di Mall Suria. Pasalnya, harga-harga brand internasional setelah dikurskan ke rupiah harganya menjadi lebih mahal dibandingkan di Jakarta. Jadi, tampaknya untuk brand internasional lebih baik belanja di Indonesia karena jauh lebih murah.
(arn/qom)











































