Setoran PPh Non-Migas dan PPN Kurang dari Target 2007
Selasa, 13 Nov 2007 16:23 WIB
Jakarta - Penerimaan pajak penghasilan (PPh) non migas dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperkirakan tidak akan mencapai target APBN-P 2007.Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2007).Menurut Sri Mulyani penerimaan PPh non migas akan kurang Rp 1,1 triliun dari target sebesar Rp 214,5 triliun. Sementara PPN berkurang Rp 5,8 triliun dari target Rp 152,1 triliun. "Untuk PPN, hal ini terjadi karena kami mempercepat pembayaran restitusi sebesar Rp 28,6 triliun," ujarnya.Namun meski 2 jenis pajak non migas tadi mengalami penurunan, pajak lainnya menyumbang tambahan kenaikan sebesar Rp 7,2 triliun, yakni dari PBB bertambah Rp 3 triliun, bea masuk bertambah Rp 1,4 triliun, cukai bertambah Rp 1,6 triliun, bea keluar atau pungutan ekspor CPO Rp 1 triliun dan pajak lainnya BPHTB Rp 0,2 triliun.Sehingga total penerimaan perpajakan pada akhir tahun diperkirakan bertambah Rp 0,2 triliun dari Rp 454,7 triliun menjadi Rp 454,9 triliun.Selain soal perpajakan Sri Mulyani juga memaparkan mengenai efisiensi belanja pusat sebesar Rp 19,6 triliun, antara lain penghematan belanja pegawai Rp 2,1 triliun, belanja barang Rp 6,7 triliun. Belanja modal dihemat Rp 5,2 triliun, belanja bunga utang dihemat Rp 0,3 triliun, belanja lain- lain Rp 4,1 triliun dan subsidi lainnya yang dihemat Rp 1,2 triliun."Soal belanja barang didalamnya juga ada penghematan perjalanan dinas yang dirpertanyakan banyak kementerian dan lembaga," ujarnya.
(ddn/qom)











































