Merpati Belum Juga Terima Dana TALG US$ 1 Juta
Rabu, 14 Nov 2007 09:28 WIB
Jakarta - Meski sudah menang di Pengadilan Washington, PT Merpati Nusantara hingga kini belum mendapat pengembalian dana dari Thirdstone Aircraft Leasing Group (TALG) senilai US$ 1 juta.Dana tersebut belum masuk, karena pihak pengacara Merpati di AS masih terus memburu aset-aset milik Alan Messner pemilik TALG. "Sekarang masih dalam proses penarikan untuk mengembalikan uang yang US$ 1 juta," kata Dirut Merpati Hotasi Nababan.Hal itu diungkapkan Hotasi, dalam raker Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta yang berakhir Selasa malam (13/11/2007) pukul 23.30 WIB. Hotasi mengatakan, pihaknya masih belum dapat memberikan target kapan dana tersebut bisa kembali. Meski demikian, ia mengaku sangat optimistis dana itu bisa diselamatkan."Karena dalam putusan pengadilan kami berhak mendapat US$ 1 juta ditambah biaya lain yang keluar termasuk biaya pengacara jadi dana US$ 1 juta itu utuh," katanya.Pengadilan Distrik Columbia, Washington DC memenangkan tuntutan Merpati atas TALG pada 8 Juli 2007. Merpati dinilai sudah memberikan bukti yang cukup sehingga hakim menghukum TALG dengan memerintahkan mengembalikan uang sewa plus denda kepada Merpati.Kasus ini bermula ketika Merpati dan TALG menandatangani kontrak untuk penyewaan pesawat Boeing 737-400 dan B737-500. Kontrak tersebut dengan harga sewa US$ 130 ribu sampai US$ 150 ribu per bulan. Dua pesawat ini harusnya sudah datang pada Januari atau Februari 2007.Namun hingga batas waktu itu TALG gagal mendatangkan dua pesawat tersebut dengan alasan pasokan kedua jenis itu minim akibat banyaknya peminat.TALG minta kenaikan harga sewa antara US$ 160 ribu sampai US$ 170 ribu per bulan karena pesawat yang dicari susah. Namun Merpati menolaknya karena tidak sesuai perjanjian kontrak.Merpati akhirnya membawa kasus ini ke Pengadilan Washington karena TALG ingkar mengembalikan dana yang telah dikeluarkan Merpati.
(ir/qom)











































