Pemerintah Dinilai Setengah Hati Soal Diversifikasi Energi

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Soal Diversifikasi Energi

- detikFinance
Rabu, 14 Nov 2007 15:03 WIB
Badung, Bali - Diversifikasi energi adalah suatu hal mutlak yang harus dilakukan ditengah menurunnya produksi minyak. Sayangnya, pemerintah masih setengah-setengah melakukan diservifikasi energi ini.Demikian disampaikan Presiden Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Achmad Luthfi pada acara Konvensi Gabungan antara HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia), IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) dan IATMI (Ikatan Ahli Tehnik Perminyakan Indonesia) di The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (14/11/2007).Luthfi menilai pemerintah tidak bersungguh-sungguh, sehingga terlambat mendiversifikasi energi. Ia mengakui bahwa pemerintah telah mengusahakan diversifikasi energi seperti gas, batubara dan panasbumi. Tetapi, proporsinya masih kecil dibandingkan dengan pemakaian minyak bumi. Ia berharap pemerintah mengacu kepada program diversifikasi energi yang spesifik dan konsisten. Pemerintah pernah menjalankan program diversifikasi berupa biodisel, briket batu bara, konversi minyak tanah ke elpiji. "Program-program ini masih terkesan berjalan setengah-setengah," ujarnya. Menurutnya, banyak penyebab terjadinya hal tersebut, yaitu tentangan dari masyarakat yang tidak terbiasa menggunakannya, atau juga secara teknis memang belum dirasakan praktis menggunakannya. "Sebenarnya jika Pemerintah memiliki kemampuan secara serentak melakukan program diversifikasi energi ini yang didukung sepenuh hati oleh masyarakat, maka niscaya program diversifikasi energi akan berjalan dengan baik," katanya. (gds/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads