Pabrik Diperluas
Yamaha Genjot Produksi Piano
Kamis, 15 Nov 2007 10:49 WIB
Jakarta - PT Yamaha Indonesia memperluas pabrik pianonya hingga dua kali lipat. Produksinya pun juga digenjot hingga 2 kali lipat, dan mayoritas diekspor. Luas awal pabrik yang berlokasi di JL Rawagelam 1, Kawasan Industri Pulogadung saat ini adalah 14.000 meter persegi. Dan rencananya diperluas menjadi 27.000 meter persegi. Sementara kapasitas produksi piano total dinaikkan menjadi 42.300 unit dari sebelumnya 26.000 unit. Dengan rincian untuk jenis Upright Piano dari 10.000 unit jadi 20.000 unit, Grand Piano dari 2.000 unit menjadi 5.300 unit. Sedangkan Grand Piano Parts dari 14.000 unit menjadi 17.000 unit. Perluasan area dan peningkatan kapasitas ini mulai dilakukan April 2006 dan rencananya selesai Maret 2009. Nilai investasi yang dikeluarkan mencapai US$ 8 juta. Sekitar 97% produksi PT Yamaha Indonesia diekspor terutama ke negara Eropa, dan sisanya untuk pasar dalam negeri. Kayu yang digunakan juga ada yang impor, tapi sebagian juga ada yang dari lokal. "Kami harapkan Yamaha mau terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia, sehingga bisa meningkatkan investasi, memberi lapangan kerja, dan menambah devisa negara. Karena Yamaha merupakan produsen alat musik yang besar dibanding perusahaan alat musik lainnya," kata Menteri Perindustrian saat meresmikan pabrik I piano PT Yamaha, Kamis (15/11/2007). Sementara Presdir PT Yamaha Indonesia menyatakan, Yamaha akan terus mengembangkan bisnisnya jika iklim investasi di Indonesia terus stabil seperti sekarang. "Kami akan mengembangkan bisnis kami jika kondisinya seperti ini terus," ujarnya. Yamaha mempunyai empat pabrik alat musik di Indonesia, yaitu piano, gitar, keyboard, alat tiup, dan satu pabrik pengeras suara (speaker).
(lih/qom)











































