Ekonomi Global Bikin Cemas, RI Gimana?

Ekonomi Global Bikin Cemas, RI Gimana?

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2026 19:00 WIB
Hingga kuartal III 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,04%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini ekonomi di kuartal IV akan melonjak hingga di kisaran 5,7%.
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) menekankan kondisi keuangan negara masih relatif aman hingga saat ini. Hal tersebut tercermin dari sejumlah indikator makroekonomi yang saat ini menunjukkan kondisi fiskal terjaga di tengah tantangan global.

Policy and Program Director Prasasti, Piter Abdullah, menjelaskan pertumbuhan ekonomi masih tumbuh positif di kisaran 5% dengan inflasi tahunan tercatat sekitar 3,08% pada bulan Mei 2026. Menurutnya, angka inflasi ini menjadi salah satu indikator penting karena mencerminkan perkembangan harga sekaligus daya beli masyarakat.

"Jadi kalau kita lihat dari inflasi, kondisi inflasi kita juga masih relatif bagus, yaitu sampai dengan bulan Mei lalu itu, inflasi kita ada di 3,08% year-on-year," ungkap Piter dalam program detikSore, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga mengatakan, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dalam neraca perdagangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia masih mencatat surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut sejak 2020.

ADVERTISEMENT

"Ini juga cerminan bahwa kita masih baik-baik saja. Bahkan kalau kita kaitkan dengan kondisi gejolak global ini, sebenarnya beberapa saudara-saudara kita di beberapa wilayah di Indonesia ini, justru mengalami windfall, kalau bahasa sehari-hari kita, dapat durian runtuh," jelasnya.

Kemudian dari sisi eksternal, Piter menilai cadangan devisa (cadev) Indonesia juga masih memadai sekitar US$ 145 miliar. Cadev ini dianggap memenuhi kebutuhan kebutuhan transaksi internasional, termasuk impor dan kewajiban utang luar negeri pemerintah.

Piter menambahkan, pemerintah juga berkomitmen terhadap disiplin fiskal. Hal itu tercermin dari upaya pemerintah dalam menjaga defisit anggaran tetap berada di bawah batas 3%.

"Ini adalah hal-hal yang menurut saya indikator-indikator yang bisa kita jadikan pegangan untuk mengatakan bahwasannya kondisi fiskal, kondisi keuangannya pemerintah itu relatif baik," pungkasnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads