Kapasitas Pengolahan Kilang Balikpapan Turun 10%

Kapasitas Pengolahan Kilang Balikpapan Turun 10%

- detikFinance
Jumat, 16 Nov 2007 14:44 WIB
Jakarta - Pertamina menurunkan kapasitas pengolahan kilang Balikpapan menjadi 90%. Ini dilakukan karena biaya pengolahan di kilang tersebut lebih mahal ketimbang harga jual produk yang dihasilkan.Direktur Pengolahan Pertamina Suroso Atmomartoyo menjelaskan, harga minyak mentah yang dibutuhkan sebagai bahan baku semakin tinggi.Sementara beberapa produk turunan yang diproses di kilang tersebut mempunyai harga jual yang murah di pasaran."Seperti Low Sulfur Waxy Residu (LSWR), itu kan harganya murah sekali. Jadi daripada rugi, kita kurangi dulu," katanya usai sholat Jumat di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta (16/11/2007).Kapasitas normal kilang Balikpapan yang sekitar 260.000 barel per hari kini hanya berjalan sekitar 224.000 barel per hari.Penurunan kapasitas pengolahan kilang Balikpapan ini sudah mulai dilakukan sejak seminggu lalu, dan belum diketahui sampai kapan akan berlangsung.Sementara itu, Suroso juga menegaskan, sejauh ini kilang Balongan dan Cilacap masih beroperasi normal. "Balongan dan Cilacap tidak rugi, masih beroperasi 100%," katanya.Sedangkan untuk kilang Kasim, Papua masih beroperasi secara normal untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia Timur. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads