OPEC Tak Mau Politisasi Minyak

OPEC Tak Mau Politisasi Minyak

- detikFinance
Senin, 19 Nov 2007 10:26 WIB
Riyadh - Pimpinan negara-negara OPEC pada Minggu, 18 November 2007 telah menyelesaikan pertemuan puncak untuk ketiga kalinya dalam 47 tahun usianya.

Deklarasi terakhir pertemuan ketiga OPEC kembali menyambut Ekuador sebagai anggota ke-13 dan meminta perdamaian dunia untuk membantu stabilisasi harga serta komitmen untuk mencegah pemanasan global. Namun negara-negara OPEC belum menyepakati penambahan kuota produksi minyak.

Pertemuan itu sempat memanas akibat pernyataan Presiden Venezuela Hugo Chavez yang meminta kartel pengekspor minyak itu lebih memiliki peran politik. Pernyataan Chavez itu menyindir AS. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan pemerintahnya tidak akan ragu untuk menghentikan ekspor minyak jika AS menyerang Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak ingin menggunakan minyak sebagai alat senjata atau mengambil tindakan ilegal, namun jika Amerika menyerang kami, kami tahu cara membalasnya," ujarnya.

Pernyataan anti AS ini diredam oleh Raja Arab Saudi Raja Abdullah. Ia meminta agar OPEC tidak membawa minyak menjadi instrumen konflik. Akhirnya, pernyataan final OPEC tidak menyebutkan soal isu politik, pelemahan dolar, yang diinginkan oleh negara-negara anti AS. Pelemahan dolar khususnya terhadap euro telah mengurangi penerimaan negara pengekspor minyak.

"Kami akan tetap menyediakan cadangan minyak yang cukup, teratur, efisien, ekonomis bagi pasar dunia," tulis pernyataan OPEC seperti dilansir AFP, Senin (19/11/2007).

Selain itu, OPEC juga sepakat mengenai pentingnya teknologi perminyakan yang lebih bersih dan efisien sehingga bisa menjaga kelestarian lingkungan.

Negara-negara OPEC yang berada di kawasan Teluk menjanjikan dana sekitar US$ 750 juta untuk mencegah pemanasan global. Dana ini digunakan untuk penelitian bagi teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Mengenai kenaikan harga minyak yang hampir menyentuh US$ 100 per barel, Chavez dan Raja Abdullah sepakat, kenaikan harga saat ini tidak separah pada tahun 1970 dan 1980-an. Menurut Chavez, setelah dibandingkan dengan inflasi, harga minyak sekarang hanya seharga US$ 33 pada tahun 1970-an.

Menteri-menteri OPEC akan bertemu di Abu Dhabi pada 5 Desember untuk memutuskan mengenai tambahan produksi yang diminta negara-negara konsumen minyak.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads