Kebijakan itu dipertahankan seiring dengan keputusan Pertamina yang menyesuaikan harga BBM industri tiap dua minggu terkait tingginya harga minyak dunia.
"Saat ini kita belum diajak bicara oleh Pertamina mengenai adanya penyesuaian harga per dua minggu itu, yang pasti akan kita minta perbedaan perlakuan terhadap industri kecil dan rumah tangga," kata Dirjen IKM Depperin, Sakri Widhianto ketika dihubungi detikFinance, Senin (19/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat dulu kenaikan per dua minggu itu sedikit-sedikit atau langsung besar. Pastilah semua sektor industri terpukul, karena harus bisa menyesuaikan biaya produksi per dua minggu, kita buat supaya tidak ada yang mati dengan kebijakan Pertamina ini," ujar Sakri.
Sakri berharap kenaikan itu tidak lansung tinggi misalnya 20% karena itu sangat memberatkan. "Itu sama beratnya dengan menaikkan dua minggu secara pelan-pelan," kata Sakri.
(ir/qom)











































