Demikian pengakuan Dirjen Bea dan Cukai, Anwar Suprijadi dalam acara Peluncuran Ujicoba Awal Sistem NSW di Tanjung Priok", di gedung B Dirjen Bea dan Cukai, Jl. Ahmad Yani, Jakarta (19/11/2007).
"Baru beberapa saat setelah diaktifkan pukul 00:00 WIB, langsung diserbu oleh hacker-hacker. Kami akan meningkatkan sistem keamanan NSW. Kami memberikan jaminan kepada publik sistem NSW ini akan aman," Anwar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, ia melanjutkan, sistem keamanan IT NSW baru menggunakan firewall. Namun, pada peluncuran Implementasi Tahap Awal Desember 2007, akan dibuat sistem keamanan IT NSW yang lebih memadai.
"Saat ini belum ditentukan sistem keamanan yang akan digunakan nanti, tapi pada Desember nanti kita akan menggunakan portal IT yang memiliki keamanan yang lebih matang." kata Anwar.
Ia juga menjamin bahwa sistem NSW akan mampu mewadahi seluruh kapasitas ekspor dan impor dari masing-masing eksportir maupun importir, sehingga tidak akan terjadi hambatan-hambatan.
Sementara itu, Deputi Menko Perekonomian, Eddy Putra Irawadi menambahkan, bahwa dalam sistem ini akan diberlakukan semacam Single Identity Number (SIN), dari masing-masing perusahaan, agar sistem pendataan menjadi lebih mudah. (ir/qom)











































