Tensi geopolitik yang kian mereda sangat banyak berdampak positif terhadap pasar Indonesia. Sebelumnya, sejumlah pihak menyebut jika pelemahan IHSG dipengaruhi oleh faktor global yaitu alotnya negosiasi antara Iran dengan Amerika Serikat. Namun dengan skala ketidakpastian yang lebih rendah, geliat pasar saham sejumlah wilayah, khususnya Asia, pun mengalami perbaikan. Hal ini berimbas pada pasar modal Indonesia, jika mengikuti logika MNCS Retail Research yang pernah menyebut jika pelemahan saham di Indonesia sejalan dengan kondisi bursa global.
Keputusan MSCI yang mempertahankan status IHSG sebagai emerging market juga menjadi kabar yang melegakan bagi Indonesia. Mengutip detikFinance, klasifikasi pasar ini menjadi pendekatan MSCI untuk mencerminkan pandangan dan praktik komunitas investor internasional. Kedua hal itu disebut-sebut sebagai bekal bagi pasar saham Indonesia untuk bergerak ke arah positif.
Tidak dipungkiri, meski Indonesia sudah mengantongi dua modal tersebut, bukan berarti saham dapat otomatis membaik. Sejumlah pihak bahkan mengkritisi pelemahan IHSG tepat di hari MSCI mengumumkan status emerging market Indonesia. Terkait hal ini, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang esensial, meyakinkan para investor luar negeri terutama di sektor-sektor yang berisiko tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke kondisi pasar terbaru, IHSG hari ini tertahan di kisaran level 5800-an. Beberapa saat sebelumnya, saat pembukaan dilakukan, indeks sempat menguat namun harus berbalik arah di level tersebut. Seperti dikutip dari data perdagangan RTI, Senin (29/6/2026), IHSG dibuka menguat pada level 5.932. Per pukul 09.05 WIB, terparkir di level 5.884,97, melemah 0,19% atau sekitar 11,16 poin.
Secara umum, meski IHSG menguat dibandingkan beberapa pekan lalu, investor asing belum menunjukkan arus masuk yang konsisten. Kondisi ini memunculkan pertanyaan apakah masih ada keraguan terhadap pasar Indonesia. Investor global tampaknya masih menunggu kepastian mengenai berbagai isu, mulai dari tata kelola pasar, likuiditas, hingga kepastian regulasi sebelum meningkatkan eksposur investasinya.
Pemerintah mengklaim jika Indonesia masih mencatat pertumbuhan ekonomi yang relatif baik dibanding banyak negara. Namun, jika fundamental dinilai tetap kuat, mengapa investor asing belum sepenuhnya kembali? Apakah pasar sedang menunggu katalis baru, atau justru sedang menguji tingkat kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia? Simak ulasannya dalam detikSore!
Beralih ke berita daerah, detikSore akan mengulas lebih dalam perkembangan kasus kematian dr Eliza Pricilia Utami Pakaenoni alias Dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Umum (RSU) Leona. Seperti ditulis detikcom, Dokter Icha ditemukan meninggal dunia gantung diri di kediamannya. Dirinya diduga mengalami depresi berat akibat intimidasi oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat menjalankan tugas di IGD.
Atas peristiwa ini, 3 orang anggota DPRD TTU akan diperiksa. Bagaimana perkembangan kasus ini? Simak laporan langsung Jurnalis detikBali selengkapnya.
Sore nanti detikSore akan kedatangan Karina Christy. Usai menjadi nominator dalam AMI Awards 2025 dalam kategori Artis Solo Soul/R&B Terbaik, Karina Christy melanjutkan perjalanannya dalam industri musik dengan mengeluarkan lagu terbaru berjudul "Don't Fall In Love With A Rockstar" yang rilis pada Jumat 22 Mei 2026. Lagu ini merupakan single pertama dari rangkaian album yang akan meluncur di tahun ini.
Selain sudah merilis album pada tahun 2023 berjudul "Circle", Karina Christy juga sempat tampil bersama Pamungkas, Bilal Indrajaya dan Sal Priadi sebagai penyanyi latar. detikSore akan menghadirkan musisi yang tergabung dalam Salon RNB untuk melihat karya terbaru dari Karina Christy. Bagaimana caranya meracik pengalaman pribadi menjadi sebuah karya? Saksikan penampilan dan obrolannya dalam segmen Sunsetalk!
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"











































