Masyarakat Profesional Madani (MPM) juga siap menggalang para pengusaha dan masyarakat agar mengumpulkan dana lebih banyak untuk membeli saham Telkomsel dan Indosat tersebut. Β
Demikian disampaikan Ketua MPM, Ismed Hasan Putro, dalam konferensi pers "Rebut kembali saham Indosat atau Telkomsel", di Executive Club Hotel The Sultan, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta (21/11/2007).
"Saat ini, MPM telah menghimpun dana sebanyak Rp 300 M, dan kita akan melakukan konsorsium dengan Kadin dan Hipmi, juga dana publik untuk melakukan buy back terhadap saham Telkomsel atau Indosat," papar Ismed.
Langkah ini diambil oleh MPM adalah untuk menanggapi pernyataan menneg BUMN yang menyatakan tidak berminat membeli saham di Telkomsel dan Indosat. Padahal sesuai keputusan KPPU, Temasek yang terbukti melakukan monopoli harus melepas Telkomsel atau Indosat.
"Kita tidak lagi menghendaki adanya pernyataan-pernyataan yang pesimis mengenai kasus ini. Untuk membangun demokrasi dan kemandirian ekonomi Indonesia, kita harus mampu lepas dari dominasi oleh asing," kata Ismed.
Ia mengaku siap membeli kembali saham dua perusahaan telekomunikasi itu setelah keputusan akhirnya dikeluarkan.
"Kita menginginkan proses buy back ini dilakukan melalui proses yang terbuka dan sesuai dengan prinsip mekanisme pasar, yaitu melalui IPO. Tujuannya, agar terjadi transparansi dan masyarakat diikutsertakan dalam proses ini, sehingga tidak lagi didominasi oleh asing," kata Ismed. (dro/qom)











































