Peluang Resesi di Asia Minim

Peluang Resesi di Asia Minim

- detikFinance
Kamis, 22 Nov 2007 08:51 WIB
Jakarta - Negara-negara di Asia masih memiliki prospek perekonomian yang bagus pada tahun 2008 meskipun akan terjadi perlambatan ekonomi di Eropa dan AS. Peluang terjadinya resesi sangat minim.

Hal ini disampaikan oleh Vice President Khazanah Research & Investment Strategy, Maslynnawati Ahmad dalam acara Economic Outlook 2008 di Gedung Djakarta Theater, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu malam (21/11/2007).
 
"Ekonomi Asia pada 2008 hanya akan merasakan gangguan kecil saja dari perlambatan ekonomi Eropa dan AS, jadi resiko terjadinya resesi di Asia sangat kecil sebab permintaan domestik masih kuat," jelasnya.
 
Maslynnawati mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia di 2008 memang akan melambat menjadi 4,4 persen dari 5 persen di 2007 karena adanya resesi di AS.
 
"Hal ini membuat kebijakan moneter di Eropa makin ketat pengendali kebijakan moneter akan menghadapi tantangan yang besar karena inflasi yang tinggi, bank sentral di Eropa mungkin akan mulai menurunkan suku bunganya, tapi hal ini tidak diikuti oleh semua bank sentral di Asia," ujarnya.
 
Untuk Indonesia sendiri, Maslynnawati mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada 2008 bisa mencapai 6,5 persen dengan tingginya permintaan domestik, penurunan suku bunga dan tingginya harga komoditi.
 
"Akan tetapi mungkin sentimen dan kepercayaan akan sedikit menurun karena sudah munculnya sentimen politik," jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Bank Lippo Henk G. Mulder mengatakan bahwa kondisi perekonomian di Indonesia sangat stabil.

"Dalam 9 bulan di 2007 ini saja BI rate sudah turun, selain itu inflasi juga masih stabil demikian juga dengan nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
 
Dikatakan Henk, kestabilan ekonomi di Indonesia terlihat dari berkembangnya pasar modal di Indonesia.

"Perusahaan-perusahaan yang IPO makin banyak, demikian juga dengan ramainya pasar obligasi termasuk SUN, dengan berbagai indikator inilah kami yakin akan memperoleh kinerja yang baik," jelasnya.
 


(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads