RI-Jepang Teken Kerjasama Studi Pembangunan PLTN

RI-Jepang Teken Kerjasama Studi Pembangunan PLTN

- detikFinance
Kamis, 22 Nov 2007 11:17 WIB
Jakarta - Indonesia dan Jepang menandatangani Memorandum of Cooperations mengenai promosi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.

Menurut Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM J Purwono, kerjasama ini bersifat studi awal. Diantaranya saling berbagi informasi mengenai pembangunan PLTN, juga kesempatan belajar bagi orang Indonesia untuk belajar nuklir di Jepang.

Hal serupa disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro disela-sela 'The 8th Indonesia Japan Energy Roundtable' di Intercontinantal Hotel, Jakarta, Rabu (22/11/2007).

"Jadi ini baru studi awal, belum apa-apa," ujar Purnomo.

Penandatanganan dilakukan oleh J Purwono dan Dirjen Electricity and Gas Department Agency for Natural Resources andnEnergy Jepang Hidehiko Nishiyama.

Negosiasi Kontrak Gas

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah memerintahkan untuk menghentikan negosiasi perpanjangan ekpor LNG ke Jepang.
 
"Kami ingin mengklarifikasi, Pemerintah tidak pernah menginstruksikan Pertamina untuk menghentikan negosiasi" katanya.
 
Dirut Pertamina Ari Soemarno juga menegaskan, pihaknya akan tetap memprioritaskan ekspor ke Jepang sesuai kontrak.
 
"Kita tetap akan memberi prioritas buat Jepang," katanya dalam kesempatan yang sama.
 
Purnomo memberikan pilihan, jika Jepang masih ingin mendapat ekspor LNG dari Indonesia, diminta ikut mengembangkan coal bed methane (cbm) di Indonesia.
 
"Potensi cadangan CBM kami cukup besar, sampai 400 TCF," katanya.


(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads