Indonesia, Malaysia dan Singapura membawa masalah keamanan Selat Malaka yang rawan aksi kejahatan kepada International Maritime Organization (IMO).
"IMO juga akan mengucurkan dana melalui badan yang dimilikinya," kata Menteri Perhubungan (Menhub), Jusman Syafii Djamal mengenai hasil pertemuan dengan IMO di London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komitmen dari negara lain saat ini yang masih ditunggu dari China yang akan memberikan bantuan peralatan serta AS dan Australia.
"Yang meminta bantuan dana ini adalah Indonesia, Malaysia dan Singapura untuk membantu mengamankan Selat Malaka," katanya.
Menurut Jusman, Indonesia menargetkan untuk menjadi bagian dari council IMO. "Waktunya kita belum tahu kita masih dijajaki oleh mereka," ujar Jusman. (ir/qom)











































