Anggaran MBG 2027 Diperkirakan Turun Jadi Rp 174 T

Anggaran MBG 2027 Diperkirakan Turun Jadi Rp 174 T

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2026 16:01 WIB
BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. Seorang petugas tampak merapihkan tumpukan uang di cash
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 2027 diperkirakan turun menjadi Rp 174 triliun. Angka itu turun dari 2026 yang mencapai Rp 268 triliun.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. Ia memprediksi anggaran MBG untuk 2027 tidak lebih dari Rp 174 triliun.

"Kalau MBG, pasti turun," kata Said di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (6/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said menyinggung soal kebutuhan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di angka 21 ribu. Anggaran tersebut diharapkan mampu menjaga tata kelola dan kualitas gizi kepada anak-anak sekolah hingga ibu hamil.

"Yang pertama, kita ingin melihat dulu dari 27 ribu titik SPPG, seharusnya itu kan 21 ribu kebutuhannya. Oke, satu. Kemudian yang kedua, kita tinggal hitung untuk melayani 84 juta siswa kita sehingga hitungan saya, kalau juga di luar anggaran pendidikan, ada anggaran kesehatan yang masuk seperti umpamanya stunting, ibu hamil, itu tidak lebih dari Rp 174 triliun," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Said berharap penurunan anggaran MBG tidak mempengaruhi kualitas yang diberikan negara ke penerima manfaat. Dengan penurunan anggaran itu, kualitasnya diharapkan dapat tetap terjaga.

"MBG itu jangan sebentar-sebentar yang bombastis anggarannya sedemikian rupa. Tapi ketika turun, 'Lah, kok turun?' Bukan. Tapi yang penting menjaga kualitas. Nah, yang pertama tentu menjaga tata kelola dan kualitas gizi yang diterima oleh anak didik kita. Maka dengan penurunan anggaran itu, kualitasnya akan tetap terjaga," ungkap Said.

Ketua DPP PDIP itu menyebut keputusan terkait anggaran MBG akan diketok pada September 2026 dengan melibatkan pemerintah.

"Kalau (penurunan) dari Rp 268 triliun ke Rp 174 triliun, ya tinggi lah. Diketoknya nanti di September. Kalau diketok sekarang, palunya juga nggak laku. Masa Banggar sendiri yang ngetok? Kan harus sama pemerintah," imbuhnya.

Simak juga Video 'Peran Sekretaris Deputi BGN yang Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG':

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads