Penjualan Alat Berat Masih Menjanjikan

Penjualan Alat Berat Masih Menjanjikan

- detikFinance
Jumat, 23 Nov 2007 17:56 WIB
Bandung - Penjualan alat berat untuk sektor pertambangan dan perkebunan diperkirakan masih akan terus meningkat sampai 3 tahun ke depan. Hal ini seiring masih tingginya permintaan atas komoditas pertambangan dan perkebunan.

Demikian disampaikan Presiden Direktur PT United Tractors Tbk Djoko Pranoto disela-sela workshop wartawan di Hotel Horison Bandung, Jumat (23/11/2007).

"Apalagi setelah melihat perkembangan harga batu bara, pertengahan tahun saja dari US$ 50 per ton sekarang harganya sudah US$ 84 per ton. Selain itu, di sektor agribisnis akan dibuka satu juta hektar lahan kelapa sawit di Indonesia setelah harga CPO terus melambung," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk batubara, permintaan domestik juga akan meningkat sejalan dengan pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW berbahan bakar batubara.

Tingginya permintaan alat berat untuk sektor pertambangan dan agrobisnis tercermin dalam penjualan alat berat perseroan per September 2007. United Tractors yang merupakan agen tunggal Komatsu menjual 2.621 unit alat berat. Dari jumlah tersebut 968 unit merupakan alat berat pertambangan, 889 unit alat berat agribisnis dan sisanya 396 unit alat berat konstruksi dan 368 unit alat berat kehutanan.

Di periode yang sama tahun lalu United Tractors menjual 1.649 unit alat berat. (ard/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads