UMKM Wajib Gencar Kolaborasi Agar Bisa Berkembang

UMKM Wajib Gencar Kolaborasi Agar Bisa Berkembang

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2026 16:52 WIB
Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM - Foto: Shutterstock
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% (yoy) pada Triwulan I 2026. Namun, rasio wirausaha mapan Indonesia hingga Februari 2026 baru mencapai 3,43% dari total angkatan kerja, masih berada di bawah Malaysia (4,74%), Thailand (4%), dan Singapura (8,76%).

Setiap tahun sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja memasuki pasar kerja. Di sisi lain, 65,5 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah menyerap hampir 97% tenaga kerja nasional dan berkontribusi sekitar 60% terhadap PDB, menjadikan lahirnya entrepreneur baru sebagai kebutuhan strategis bagi Indonesia.

President Director PT Wismilak Inti Makmur Ronald Walla mengungkapkan Indonesia membutuhkan lebih banyak founder yang mampu menciptakan solusi dan lapangan kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu, setelah 17 tahun, DSC berevolusi menjadi Founders' Arena - sebuah ekosistem yang lebih terbuka, inklusif, dan tetap berlandaskan prinsip 3P: Paham, Piawai, dan Persona," ungkap Ronald dalam keterangannya, ditulis Minggu (12/7/2026).

Pada Season 17, DSC menghadirkan Founders' Arena, sebuah platform yang dirancang untuk menjawab kebutuhan founder Indonesia melalui empat fondasi utama: memperoleh visibilitas, didengar, menjadi bagian dari komunitas, serta mendapatkan kesempatan yang setara tanpa dibatasi latar belakang maupun akses.

ADVERTISEMENT

"'Founders of Indonesia' bukan sekadar tema, tetapi refleksi perjalanan DSC selama 17 tahun. Tahun ini kami berevolusi dari kompetisi bisnis menjadi ekosistem yang mendukung founder untuk tumbuh melalui komunitas, kolaborasi, dan kesempatan yang setara," ungkap Edric Chandra, Program Initiator Diplomat Success Challenge.
Transformasi DSC juga mendapat dukungan pemerintah melalui kehadiran Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman.

"Melahirkan founder muda tidak bisa dilakukan sendiri. Program seperti DSC menjadi mitra strategis untuk memperluas lahirnya generasi pencipta lapangan kerja di Indonesia," ujar Maman Abdurrahman, Menteri UMKM Republik Indonesia.

Lebih lanjut mengenai karakter founder yang dicari DSC, Ketua Dewan Komisioner DSC Surjanto Yasaputera turut mengemukakan:

"Pengalaman selama 17 tahun ini, kami melihat founder terbaik bukan yang paling hebat secara individual, tapi yang paling mampu menggerakkan orang-orang di sekitarnya. Ekosistem Founders' Arena yang kami bangun juga akan menjadi platform kolaboratif dan kami harap akan berdampak baik bagi iklim dunia usaha Indonesia."

Pendaftaran Diplomat Success Challenge Season 17 telah dibuka hingga 9 Oktober 2026.

Melalui acara Kick-off & Press Conference di Jakarta, DSC meluncurkan Founders' Arena, sebuah evolusi dari kompetisi bisnis menjadi ekosistem kewirausahaan yang lebih terbuka, inklusif, dan kolaboratif. Mengusung tema Founders of Indonesia, DSC Season 17 kembali menyediakan total dana hibah sebesar Rp2,5 miliar bagi para entrepreneur Indonesia.

Transformasi ini hadir di tengah kebutuhan Indonesia untuk melahirkan lebih banyak entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada Season 16, DSC mencatat lebih dari 40.000 pendaftar dan telah membangun jaringan alumni Diplomat Entrepreneur Network (DEN) yang telah berkembang selama 16 tahun.

(kil/kil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads