Hadapi 3 Hari Besar, Harga Makanan Merangkak Naik

Hadapi 3 Hari Besar, Harga Makanan Merangkak Naik

- detikFinance
Minggu, 25 Nov 2007 15:46 WIB
Jakarta - Menyambut Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, harga beberapa produk makanan akan mengalami kenaikan beragam, mulai 5-40 persen. Selain karena permintaan meningkat, kenaikan bahan baku, bahan bakar dan kemacetan ikut menjadi pemicunya.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Thomas Dharmawan menjelaskan, kenaikan harga berbagai makanan itu tidak akan terjadi bersamaan.

"Karena di sisi pengusaha pun agak takut-takut menaikkan harganya karena takut nggak kebeli masyarakat," katanya ketika dihubungi detikfinance, Minggu (25/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa komoditi yang akan mengalami kenaikan harga adalah makanan khas hari besar seperti ayam dan telur. Juga makanan yang memang mengalami kenaikan harga dunia seperti gandum, tepung terigu dan produk turunannya seperti biskuit, mie instan, dan roti.

"Tapi untuk detail berapa kenaikan di kita (Indonesia), saya belum tahu," katanya.

Macet dan Kenaikan Harga BBM

Kemacetan dan kenaikan harga BBM memang membuat beban transportasi untuk distribusi menjadi mahal. Belum lagi, iklim yang tidak bersahabat karena angin ribut dan gelombang tinggi.

"Jadi kita mau kirim barang baku dan produk jadi susah," katanya

Untuk itu, ia berharap para toko dan distributor mau lebih fleksibel dalam mengirimkan barang bahan dan produk jadi makanan. (lih/aba)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads