Didampingi BRI, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Global

Didampingi BRI, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Global

Fara Difa Alfeni - detikFinance
Senin, 13 Jul 2026 17:39 WIB
BRI bantu UMKM go global.
Foto: dok. BRI
Jakarta -

Berawal dari dapur rumah dengan kapasitas produksi sekitar 300 brownies per bulan, usaha brownies ketan It's Me Time asal Sidoarjo, Jawa Timur, kini berhasil menembus pasar global. Perjalanan usaha yang dirintis Jalian Setiarsa sejak 2 November 2017 itu berkembang berkat pengelolaan bisnis yang konsisten serta pendampingan dari BRI.

Seiring meningkatnya permintaan pasar, Jalian yang akrab disapa Arso mulai menjadi nasabah simpanan BRI pada 2018. Hubungan tersebut kemudian membuka akses terhadap berbagai layanan dan solusi finansial yang mendukung pengembangan usahanya.

"Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis," ujarnya dalam keterangan tertulis, 13/7/2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arso, dukungan BRI tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan yang dilakukan secara langsung oleh petugas di lapangan. Ia mengaku perhatian tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan usahanya karena merasa tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan bisnis.

Setelah menjadi nasabah BRI, Arso bergabung sebagai anggota Rumah BUMN BRI. Melalui program tersebut, ia memperoleh pendampingan rutin untuk membenahi berbagai aspek usaha, mulai dari tata kelola bisnis, peningkatan kualitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

ADVERTISEMENT

"Petugas Rumah BUMN membimbing It's Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis," katanya.

Pendampingan tersebut juga mencakup penataan tempat produksi hingga pengurusan berbagai legalitas usaha. Berkat proses tersebut, produk It's Me Time berhasil mengantongi berbagai sertifikasi, mulai dari PIRT, Halal, GMP, SNI, hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Upaya peningkatan kualitas itu berdampak pada pertumbuhan bisnis. Pada 2021, kapasitas produksi meningkat menjadi sekitar 20.000 hingga 25.000 brownies per bulan dengan jangkauan pemasaran yang meluas ke Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan melalui kanal daring maupun luring.

BRI juga membuka akses pasar internasional dengan mengikutsertakan It's Me Time dalam berbagai pameran, seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, hingga Indonesian Exhibition Australia.

Langkah tersebut membuahkan realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, Singapura dan Australia pada 2022, serta Malaysia pada 2023. Selain itu, produk ini juga meraih berbagai penghargaan, di antaranya Produk Terbaik No. 1 BRI dan peringkat utama pada ajang SNI Award.

"Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas," ungkapnya.

Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI M. Candra Utama menegaskan BRI memiliki komitmen jangka panjang untuk terus mendampingi perjalanan usaha para pelaku UMKM agar mampu tumbuh dan naik kelas.

"BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas," pungkasnya.



(prf/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads