Demikian hasil survei dua tahunan dari lembaga sumber daya manusia, ECA International seperti dikutip dari AFP, Senin (26/11/2007).
"Depresiasi yen terhadap mata uang lainnya, digabung dengan rendahnya inflasi, secara signifikan telah mengurangi biaya hidup bagi orang asing di Tokyo, Yokohama dan Kobe dalam beberapa tahun terakhir," jelas ECA International.
Sementara kota-kota di China justru semakin mahal seiring dengan meningkatnya harga bahan-bahan pangan dan menguatnya mata uang yuan.
"Di China, meningkatnya harga makanan, minyak dan bijih-bijihan, serta menguatnya yuan atas dolar AS membuat kota-kota di China terus menanjak peringkatnya sebagai kota termahal selama periode tersebut," ujar ECA International.
Berikut 11 kota termahal bagi ekspatriat di Asia:
1. Seoul
2. Tokyo
3. Yokohama
4. Kobe
5. Hong Kong
6. Taipei
7. Beijing
8. Shanghai
9. Singapura
10. Guangzhou
11. Jakarta.
(qom/ir)











































