"Idealnya untuk 270 ribu rumah, subsidinya sekitar Rp 1,2 triliun," kata Ketua Umum APERSI Fuad Zakaria usai bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta, Senin (26/11/2007).
Fuad menjelaskan, penambahan subsidi bisa dilakukan dari bank-bank lain, selain BTN. Hal ini untuk mencapai target 1 pembangunan rumah 270 ribu unit per tahun.
Ia juga mengharapkan pemerintah merevisi UU No 4 tahun 1992 tentang perumahan dan juga kebijakan nasional tentang perumahan agar ada optimalisasi bank-bank terhadap perumahan.
"Bank-bank ini juga harus mengakomodir kebijakan otonomi daerah," tambahnya. (qom/ir)











































