ASEAN Sepakat Buat Database Kekayaan Intelektual

ASEAN Sepakat Buat Database Kekayaan Intelektual

- detikFinance
Senin, 26 Nov 2007 19:20 WIB
Jakarta - Negara-negara ASEAN sepakat membentuk suatu database kekayaan intelektual. Ini dilakukan untuk mencegah pengakuan intelektual oleh yang tidak berhak seperti banyak kasus belakangan ini.

Siapa yang tidak tahu ributnya Indonesia ketika lagu Rasa Sayange digunakan Malaysia. Atau betapa menyesalnya Indonesia karena kini tempe diakui milik Jepang.

Untuk mencegah penyerobotan seperti itu lagi, negara ASEAN akan mendata kekayaan intelektual di negara masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers di Gedung Departemen Perdagangan, Jakarta, Senin (26/11/2007).

"Nantinya kita akan bentuk suatu database. Ini akan terbentuk di kawasan ASEAN sehinggan mudah-mudahan bisa teratasi," katanya.

Isu Hak atas Kekayaan Intelektual memang mencuat dalam KTT ASEAN pekan lalu.

Tapi selain banyak produk Indonesia yang diklaim, menurut Mari banyak juga produk Indonesia yang berjaya di luar negeri.

Seperti minuman bertenaga Extra Joss yang sukses menembus Filipina, obat kuat Kuk Bima, AQUA, Polytron, obat-obatan Dexa, dll. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads