Prabowo Beri Waktu Sebulan buat BGN Benahi MBG

Prabowo Beri Waktu Sebulan buat BGN Benahi MBG

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2026 19:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Foto: dok. YouTube Setpres
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu sebulan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membenahi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Salah satu yang akan diperbaiki, yakni penerima manfaat MBG.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan Prabowo meminta pihaknya meneliti kembali data penerima manfaat yang selama ini menjadi acuan. Evaluasi ini dilakukan agar indikator program dapat tercapai dengan efektif.

"Bapak Presiden juga memberikan waktu sebulan kepada kami untuk mempertajam lagi, misalnya soal tadi penerima manfaat supaya indikator programnya tercapai. Itu kami diminta waktu sebulan untuk meneliti kembali 63 juta sekian itu secara data, benar apa enggak," ujar perempuan yang akrab disapa Arumsari dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX, di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arumsari menjelaskan, saat ini pihaknya fokus memastikan validitas data 63 juta penerima manfaat sesuai arahan terbaru Presiden. Meskipun selama ini angka 82,9 juta penerima MBG menjadi patokan, Arumsari menyebut Prabowo ingin agar data 63 juta tersebut dipastikan terlebih dahulu.

"Tapi sementara memang Bapak Presiden kemarin mengatakan sudah itu dulu, yang 63 juta itu dipastikan dulu saja. Nah, itu PR-nya kepada kami," tambah Arumsari.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono menambahkan tenggat waktu 30 hari tersebut dihitung sejak rapat terbatas (Ratas) yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026).

"Mulai kemarin pada saat ratas
hari Rabu ya, tanggal 15. Sampai bulan Agustus," ujarnya saat ditemui usai rapat.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk membentuk tim guna mempercepat proses pembenahan.

"Tapi yang jelas, sudah kami juga sudah mendapat arahan dari Pak Menko Pangan, kita juga membuat tim nanti. Kalau perlu kurang dari waktu itu kita segera bergerak cepat," tambah ia.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengakui tidak mengejar target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 82 juta penerima tahun ini. Hal ini telah disampaikan langsung olehnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Nanik kini pihaknya telah mengalihkan fokus untuk memperbaiki kualitas MBG daripada fokus mengejar target kuantitas penerima.

"Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini, 'mohon Bapak kami tidak mengejar kuantitas.' Kami akan perbaiki kualitas, sehingga bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta," ujar Nanik dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

(rea/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads