BP Migas mencoba membersihkan namanya dengan meneken Piagam Pakta Integritas. Pakta serupa pernah diteken oleh 'saudara' BP Migas, Pertamina beberapa waktu lalu.
Kepala BP Migas Kardaya Warnika dalam acara penandatanganan Piagam Pakta Integritas di kantornya, Gedung Patra Jasa, Jakarta, Selasa (27/11/2007) mengatakan, pakta ini sebenarnya bukanlah instruksi resmi.
"Tapi didorong kebutuhan bahwa kita harus lebih baik, harus bisa bekerja sesuai apa yang jadi prinsip yang disepakati bersama. Bahwa harus transparan, akuntable, bersih, dan profesional, maka hari ini pimpinan BP Migas ingin melakukannya," janji Kardaya.
Ia juga meminta agar pihak-pihak yang berkepentingan dengan BP Migas ikut melakukan hal serupa.
"Agar kami tidak digoda, mungkin sekarang tahan, tapi besok-besok bisa jadi tidak tahan. Makanya harus bersama-sama. BP Migas yang memulainya," lanjutnya.
Pada acara ini sebenarnya Kepala BPK Anwar Nasution yang sering mengkritik keras keuangan BP Migas juga diundang. Namun Anwar ternyata urung datang, hanya diwakili. Yang nampak hanya Sekjen ESDM Waryono Karno, dan deretan perusahaan migas lokal dan internasional. (lih/qom)










































