Hal itu disampaikan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia Ben Sukma Harahap usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta, Selasa (27/11/2007).
"Satu hari kita prediksikan mereka booking untuk hotel US$ 250, dikalikan 14 hari dikalikan 10.500 peserta. Itu masih belum termasuk belanja mereka," jelasnya.
Menurutnya, jumlah itu akan bertambah lagi jika dalam pelaksanaan KTT itu para peserta membeli souvenir dan jajan di luar hotel.
"Negara kita akan dapat lebih apabila dia lari beli pecel, souvernir, pijat. Dan itu biayanya lain dan tidak bisa diprediksikan," katanya.
Hingga September 2007, Ben Sukma mengaku pihaknya sudah bisa menjaring 3,8 juta wisatawan mancanegara. "Kita akan terus berusaha agar akhir tahun mencapai 5,2 juta wisatawan," tambahnya.
Untuk menjaring wisman lebih banyak lagi, menurut Ben Sukma saat ini pihaknya sedang mengembangkan wisata nusantara. Yakni obyek-obyek wisata untuk menikmati alam atau outbond tourism.
"Sekarang banyak sekali turis mancanegara yang ingin back to nature. Untuk itu otomatis kita mengadakan obyek wisata yang baru," pungkasnya. (qom/ir)











































