Temuan tersebut tercantum dalam bahan rapat kerja yang sedianya akan dilangsungkan Depdag dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (27/11/2007). Rapat itu sendiri akhirnya batal.
Â
Dalam bahan tersebut, Depdag menjelaskan bahwa penyerapan anggaran tahun lalu memang menghadapi beberapa kendala. Yang paling terasa adalah mengenai pengucuran dana APBN yang datangnya sering mepet bahkan telat. Akibatnya pelaksanaan beberapa kegiatan pun jadi terhambat bahkan terlambat atau dibatalkan.
Â
Selain itu, BPK juga pernah menyatakan adanya persediaan nilai Rp 1,23 miliar per 31 Desember 2006 yang belum berasal dari persediaan seluruh satuan kerja (satker).
Â
Menanggapi itu, Departemen Perdagangan menjelaskan hal itu disebabkan per tanggal 31 Desember 2006 belum seluruh satker memiliki sistem monitoring yang mencatat secara mutakhir mengenai saldo awal, mutasi persediaan, catatan pendistribusian serta saldo persediaan akhir tahun. (lih/qom)











































