Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (27/11/2007).
"Kita laksanakan pengurangan subsidi listrik. Tapi kita belum ada rencana naikkan TDL. Dari PLN sendiri memang mengatakan kalau upaya penghemat itu bisa dilakukan, dampaknya luar biasa bagi mereka," jelas Purnomo.
Seperti diketahui, akibat kenaikan harga minyak mentah dunia, baik subsidi listrik maupun BBM membengkak. Untuk tahun 2007, subsidi listrik naik Rp 13,9 triliun menjadi Rp 43,3 triliun.
Menurut Purnomo, pemerintah akan menggalakkan pemakaian lampu hemat energi, untuk mengurangi beban PLN yang semakin besar akibat kenaikan harga minyak dunia itu.
"Pilihannya nanti bisa jadi dapat subsidi, anjuran ke pelanggan PLN atau ada kompensasi subsidi," jelas Purnomo.Selain itu, PLN akan diminta menggalakkan penggunaan MFO, untuk menggantikan solar. Langkah itu diharapkan mampu menimbulkan penghematan hingga Rp 1,4 triliun. Upaya lainnya adalah dengan meneruskan program konversi minyak tanah ke elpiji. Sementara Menkeu Sri Mulyani mengatakan, untuk dampak kenaikan harga minyak dunia pada tahun 2008 akan tetap terkendali sepanjang pemerintah bisa melakukan antisipasi.
"Khususnya dalam penghematan subsidi dalam penggunaan BBM dan listrik terkait tingginya harga minyak dunia," tambahnya.
(qom/ir)











































