Rapat kabinet di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (27/11/2007) telah menyetujui perubahan asumsi makro untuk APBN 2008. Menurut Menkeu Sri Mulyani, ada beberapa perubahan dalam asumsi makro seperti pertumbuhan ekonomi 2008 yang turun dari 6,8% ke 6,4-6,7%.
"Kita masih pakai range 6,2-6,8%. Inflasi tambah satu digit dari 5% menjadi mendekati 6%. Suku bunga naik 100 basis poin, dari 7,5 menjadi 8,5 persen," jelas Sri Mulyani.
Sementara Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu menjelaskan, angka-angka itu baru excercise pemerintah.
"Ini disiapkan pemerintah bila ada perubahan harga minyak sampai US$ 100 per barel. Pemerintah belum mengajukan perubahan ini ke DPR, kalau nggak ada perubahan harga minyak, ya kita tetep pakai yang lama," imbuhnya.
(qom/ir)










































