Purbaya Curhat Dituding Bohong soal Rating Panda Bond

Purbaya Curhat Dituding Bohong soal Rating Panda Bond

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2026 17:47 WIB
Menkeu Purbaya
Foto: Firda/detikcom
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal penerbitan Panda Bond di China yang mulai ditawarkan hari ini. Panda Bond merupakan obligasi bermata uang Rupiah yang diterbitkan di China.

Menurut Purbaya sejauh ini respons investor di China cukup baik soal Panda Bond. Hanya saja dia belum memiliki data pastinya berapa banyak orang yang membeli obligasi tersebut. Menurutnya, saat ini masih dalam tahap penawaran dan baru akan ditutup penawarannya pada hari Jumat besok.

"Bagus nilainya, cuma saya belum tahu hasil akhir seperti apa, karena besok ya, Jumat kalau nggak salah ininya (closing book). Tapi ini bagus closing book-nya. Nanti saya cek lagi," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang bikin Purbaya yakin Panda Bond laku keras adalah obligasi itu dapat rating AAA. Sayangnya, banyak pihak yang menuduhnya bohong soal rating tersebut. Padahal buktinya sudah ada dan jelas.

ADVERTISEMENT

"Yang jelas kita AAA (rating), jadi nggak bohong itu ada suratnya dari sana. Ada yang bilang saya bohong katanya, bohong gimana di sana ada suratnya kan," ujar Purbaya.

Dia mengatakan Panda Bond dirilis sebesar US$ 1 miliar, tak terlalu banyak namun juga tidak sedikit. Hal ini dilakukan untuk pengenalan pasar. "Berikutnya kalau dibutuhkan nanti di-issue lagi atau lebih besar," ujarnya.

Eks Bos LPS itu mengatakan penerbitan Panda Bond sebesar US$ 1 miliar juga dilakukan untuk menjaga imbal hasilnya tetap menguntungkan dan menggiurkan untuk investor Negeri Bambu.

"Makanya dibatasi US$ 1 miliar supaya imbal hasilnya bagus, masih kita lihat, masih book building kita lihat hari ini penutupannya seperti apa," sebut Purbaya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads