Dengan kebutuhan PIM I dan II sebanyak 12 kargo, PKT maksimal hanya bisa memberikan gas 3 kargo atau ada kekurangan 9 kargo.
"Kebutuhan kita 12 kargo sesuai keputusan pemerintah, pemerintah harus tetap konsisten untuk memenuhinya kalau tidak pabrik akan mati, saat ini saja sudah tidak berproduksi," kata Dirut PIM Mashudianto disela-sela acara penandatangan Pakta Integrasi Melawan Korupsi di gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (28/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PKT paling banter cuma kasih 3 kargo sisanya harus tetap dipasok dari lainnya, karena mau tidak mau 1 Januari 2008 kita harus jalan," katanya.
PIM membeli gas dari PKT sebesar US$ 3,5 per MMBTU, namun untuk gas Arun PIM berani membayar hingga US$ 4 per MMBTU. "Pemda tidak rugi kalau kita yang beli karena kita berani beli US$ 4 per MMBTU," ujar Mashudianto
Menurutnya ketidakpastian pasokan ini akan berlanjut hingga 2008-2010, karena pasokan jangka panjang dari Blok A baru dikirim pada kuartal IV 2010 hingga 2016.
(ir/qom)











































