Kini pemerintah sedang berpikir untuk menerapkannya bagi pelanggan jenis R3 dan R2 yang beban penggunaan listriknya tinggi.
Biasanya pelanggan R3 dan R2 adalah masyarakat menengah ke atas yang tergolong mampu dan tak perlu disubsidi.
"Jadi orang akan lebih hemat," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2007).
Jika hal ini disepakati, maka pelanggan yang menggunakan listrik melebihi jumlah tertentu akan terkena tarif lebih mahal dari biasanya.
Penerapan sistem seperti ini, merupakan salah satu solusi penekanan subsidi listrik pada tahun 2008. Karena pemerintah memutuskan tidak menaikkan subsidi listrik. "Masih ada waktu sampai 1 Januari untuk menyelamatkan anggaran 2008," katanya.
Selain itu, pilihan lainnya adalah dengan penggunaan lampu hemat energi, penggantian solar sebagai bahan bakar pembangkit menjadi MFO yang tidak disubsidi.
(lih/ddn)










































