Penerapan pungutan ekspor (PE) untuk minyak sawit (CPO) dan produk turunannya yang berlaku progresif ini mulai berlaku efektif sejak 3 September 2007.
Karena harga CPO lebih dari US$ 850 per ton maka PE kelompok II yakni CPO, RBD Olein (minyak goreng), Crude Olein, Crude Stearin, Crude PKO, Crude Kernel Stearin dan Crude Kernel Olein menjadi sebesar 10 persen dan kelompok III yakni RBD PKO, RBD Stearin dan RBD Palm Oil sebesar 9 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, seperti tertuang dalam Permendag Nomor 46/M-DAG/PER/11/2007 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas barang ekspor tertentu yang diteken pada 26 November 2007, HPE produk CPO dan turunannya mengalami perubahan.
Untuk buah dan kernel kelapa sawit HPE ditetapkan sebesar US$ 440 per ton, untuk CPO HPE-nya sebesar US$ 862 per ton, Crude Olein US$ 892 per ton, Crude Stearin US$ 849 per ton, Crude Palm Kernel Oil US$ 1002 per ton, Crude Kernel Stearin US$ 1002 per ton, Crude Kernel Olein HPE sebesar US$ 1002 per ton, RDB Palm Olein US$ 902 per ton, RDB Palm Kernel Olein US$ 1.018 per ton, dan RDB Palm Kernel Stearin sebesar US$ 1.323 per ton, RBD Palm Stearin US$ 858 per ton, RDB Palm Kernel Oil US$ 1.031 per ton, dan RDB Palm Oil US$ 899 per ton.
Demikian isi Permendag Nomor 46/M-DAG/PER/11/2007 yang dikutip detikFinance, Kamis (29/11/2007). HPE ini akan berlaku dari tanggal 1 Desember 2007 sampai dengan tanggal 31 Desember 2007.
(ddn/ir)











































