Para kaum muda ini akan dipekerjakan di sektor otomotif dan ritel. Dua sektor ini dipilih karena pertumbuhan industri yang sangat tinggi sehingga peluang untuk menyerap tenaga kerja sangat besar. Astra Internasional dan asosiasi peritel digandeng Apindo dan ILO dalam program ini.
"Untuk tahap pertama 100 orang yang akan bekerja, yang mendaftar itu kan ribuan tapi kita pilih dengan mencari yang qualified," ujar Ketua Umum Apindo Sofyan Wanandi dalam jumpa pers di Hotel Santika, Jakarta, Kamis, (29/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan mengharapkan setiap bulannya bisa menyerap 100 tenaga kerja muda. "Kita kan perlunya 100 untuk Februari langsung kita kasih kerjaan, itu diharapkan tiap bulannya bisa 100 orang," ujarnya.
Selain itu, program pelatihan kemampuan kerja di sektor otomotif dan ritel yang difokuskan untuk lulusan SLTA atau sederajat juga digelar. Tujuan program pelatihan ini agar peserta siap memasuki dunia kerja, selain itu peserta dibekali kemampuan wirausaha.
Dalam penelitian ILO menyebutkan jumlah pengangguran muda usia 15-24 tahun untuk kawasan Asia Pasifik, Asia Timur dan Asia Selatan meningkat dari 74 juta hingga 85 juta dalam kurun waktu 1995 sampai 2005.
Untuk Indonesia sendiri, 20 persen dari total angkatan kerja di Indonesia merupakan kaum muda, namun kenyataannya 62 persen angkatan kerja muda menganggur.
(ddn/ir)











































